Tak Lolos Bacaleg, Simpatisan Partai Demokrat Karawang Ngamuk Obrak-abrik Kantor DPC

- 7:37 PM
advertise here
advertise here
Sejumlah massa pengunjuk rasa mengatasnamakan simpatisan H. Abas Hadi Mulyana mengamuk, Senin (22/4). Massa merantai daun pintu lalu menggembok, kemudian mencoret-coret dinding kantor dengan cat, mereka juga melakukan pengrusakan fasilitas kantor serta mobil milik DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang.

Pengunjuk rasa mengaku aksi mereka dilakukannya sebagai luapan kekecewaan karena Abas Hadimulyana yang didukungnya dinyatakan pihak DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat tidak lolos seleksi bacaleg Daerah Pemilihan Jawa Barat 8 perwakilan Karawang – Purwakarta.

Massa menuding, tidak lolosnya Abas menjadi bacaleg dikarenakan sikap ketua DPC Partai Demokrat H Ahmad Rifai yang menurutnya tidak mau merekomendasikan Abas. Dalam aksinya pengunjuk rasa meminta, Ketua DPC.Demokrat Karawang H Rifai untuk mundur dari jabatannya sekarang karena dipandang tidak bisa mengurusi partai.

Saat berlangsungnya aksi, sejumlah pengurus PD yang tengah berada dikantornya tak dapat berbuat banyak. Situasipun tampak tegang manakala Ketua DPC PD H Rifai hadir dikantornya, usai berdialog merekapun lantas melakukan pertemuan kader partai tertutup diruang rapat kantor ini.

Dikonfirmasi kaitan insident terjadi dikantornya, H Rivai mengaku kecewa dengan insiden brutal dan tidak elegan yang dilakukan kader partainya itu. Dia juga menyanggah keras tudingan miring mengarah terhadapnya.

“Bohong itu.., kalau ada pihak yang menyebut saya tidak memberi rekomendasi untuk H.Abas, karena siapapun orangnya anggota dari DPC Partai Demokrat, yang berhasrat mencalonkan diri menjadi anggota legislatif tingkat Provinsi, semua saya berikan rekomendasi manakala dia menyerahkan berkas pencalonannya ke DPD Jabar. Sebab, rekomendasi partai merupakan salah satu syarat wajib bagi bakal calon anggota legislatif dipartai ini,” jelas Rifai, dengan nada tinggi.

Menurut H Rifai, justru dirinya diberitahu H.Abas, soal tersebut. “Dia ada di DPD Partai Demokrat Provinsi Jabar, dia yang telpon ke saya,” terang Rifai.

Diterangkannya, untuk Dapil Jabar 8 perwakilan Kabupaten Purwakarta- Karawang, ada 10 pendaftar bacaleg, namun karena kuotanya hanya 7 saja yang diperlukan, “Mungkin H.Abas Hadimulyana adalah salah satunya kader partai yang terkena delete”, sambung H.Rifai.

“Saya prihatin dengan sikap teman-teman yang mengatasnamakan simpatisan H.Abas mengobrak abrik Kantor DPC. Sikap ini tidak tepat dan tidak elegan, sebab yang meloloskan peserta seleksi bakal calon legislatif Provinsi bukan Ketua DPC. Namun dari DPD.Partai Demokrat Jabar dengan segala pertimbangan matangnya,” ujar H Rifai yang dikesehariannya akrab disapa dengan panggilan H. Opi memungkas pernyataannya.

Sementara itu dari kantor KPU Kabupaten Karawang, kedua belas partai politik peserta pemilu wilayah setempat (Partai Nasdem, PKB ,PDIP, Partai Golkar,Partai Gerindra,Partai Demokrat,Partai Amanat Nasional ,Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang dan PKPI) telah menyerahkan kelengkapan berkas data bacalegnya masing-masing. “PKPI hanya menyerahkan data 37 data bacalegnya, sementara PPP menyerahkan 48 data bacalegnya,yang lain lengkap 50,” tandas sekretaris KPU Karawang Agus Rifai. (suaranews)
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search