16 Rumah Sakit Mundur dari Program KJS ala Jokowi

- 7:08 PM
advertise here
advertise here
Jakarta - Kartu Jakarta Sehat (KJS) ala Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali menemui masalah. Sebanyak 16 rumah sakit menyatakan mundur sebagai penerima pasien pemegang KJS.

"Benar, pembayaran klaimnya kecil dan ada pembatasan-pembatasan alat kesehatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI, Dien Emawati, melalui pesan singkatnya, Sabtu (18/5/2013).

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo, mengatakan, 16 rumah sakit tersebut merasa keberatan dengan tarif versi Indonesia-Case Base Groups (INA-CBG's) yang telah diterapkan PT Askes.

"Kemarin Kamis, saya ungkapkan ke rapat forum bahwa Dinkes harus fasilitasi bersama ke Wagub untuk konsolidasi persepsi antara pihak Askes dan pihak rumah sakit-rumah sakit Jakarta dengan melibatkan Kemenkes," terangnya.

Dia berharap, cara pembayaran kepada pihak rumah sakit sesuai amanat Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit bahwa Dinkes sebagai pihak berwenang pengelola izin, evaluasi, dan pembinaan rumah sakit untuk memberikan penekanan kepada mereka.

"Karena bagaimanapun juga rumah sakit memiliki fungsi soasial yang harus ditegakkan sesuai amanat undang-undang," kata Rio.

Berikut 16 rumah sakit di Jakarta yang mundur dari program KJS.

1. RS Thamrin
2. RS Bunda Suci
3. RS Mulya Sari
4. RS Satya Negara
5. RS Paru Firdaus
6. RS Islam Sukapura
7. RS Husada
8. RS Sumber Waras
9. RS Suka Mulya
10. RS Port Medical
11. RS Puri Mandiri Kedoya
12. RS Tria Dipa
13. RS JMC
14. RS Mediros
15. RS Restu Mulya, dan
16. RS Admira

(okezone)
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search