Hindari Minuman Manis Kental Saat Haus, Agar Ginjal Tak Cepat Rusak

- 7:49 AM
advertise here
advertise here
Jakarta, Saat suhu di luar ruangan merangkak naik tentu rasa haus akan melanda dan keinginan melepas dahaga dengan berbagai jenis minuman muncul, tak terkecuali minuman manis. Tapi hati-hati, jangan sembarangan minum minuman manis. Karena minuman yang manis kental bisa membahayakan ginjal.


dr Etra Ariadno SpPD dari Rumah Sakit AL Dr Mintoharjo, Jakarta Selatan, mengatakan mengonsumsi minuman manis akan semakin membuat tubuh terdehidrasi. Minuman manis memiliki kekentalan yang lebih pekat dari cairan tubuh sehingga perlu diencerkan agar bisa diserap.

"Gula yang masuk dalam badan kita akan menarik cairan sehingga ginjal akan mengkompensasinya dan jadi cepat rusak," ujar dr Etra dalam kunjungannya ke bersama ASRIM ke kantor detikcom, dan ditulis pada Senin (2/2/2015).

Kepala Divisi Biokimia Makanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Made Astawan, PhD, menyarankan agar mengencerkan minuman manis kental sebelum diminum agar tidak terlalu manis.
"Makanya cara kita minum madu itu juga kan diajari jangan madunya langsung diminum. Disendok, dimasukkan ke dalam gelas, terus diberi air, baru diminum itu supaya lebih encer lebih mudah diserap," kata Prof Made.

Prof Made mengatakan biasanya semakin manis suatu minuman maka tingkat kekentalannya juga tinggi. Air putih dikatakan oleh Prof Made adalah cairan dengan tingkat kekentalan yang mirip dengan cairan tubuh sehingga bisa lebih baik mengatasi dehidrasi.

"Jangan minum yang pekat yang susah diserap oleh tubuh kita kalau siang-siang," tutup Made.
Konsumsi minuman manis bukannya tidak boleh, tapi jangan sembarangan. Jika yang diminum adalah minuman kemasan, ada baiknya perhatikan dulu label di kemasan untuk mengetahui nilai gizinya, jadi jangan sekadar melihat tanggal kedaluwarsanya.(detik)
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search