Ini Pertimbangan An-Nahdhah Dukung Pemerintah Baru di Tunisia

- 7:11 PM
advertise here
advertise here
Tunisia - Ketua Gerakan An-Nahdhah (partai Islam terbesar di Tunisia), Rasyid Al-Ganusyi, menyatakan bahwa kemajuan Tunisia bergantung pada persatuan kelompok islamis dan nasionalis.

Ganusyi memandang struktur pemerintahan PM Al-Habib Al-Shayid saat ini, yang baru saja memperoleh dukungan dari Parlemen, lebih baik dari rancangan sebelumnya yang ditolak oleh berbagai parpol, termasuk An-Nahdhah.

Bentuk pemerintahan sudah cukup baik, meskipun belum menjadi pemerintahan persatuan nasional sebagaimana yang diharapkan.

Ganusyi mengatakan An-Nahdhah setuju untuk berpartisipasi dalam pemerintahan meskipun belum mencerminkan posisi An-Nahdhah sebagai parpol terbesar kedua setelah Nida’ Tunis (Panggilan Tunisia) yang memenangkan pemilu.

Menurutnya, An-Nahdhah rela mengalah untuk kepentingan bersama Tunisia, dan menghindarkan perpecahan berdarah sebagaimana terjadi pada tahun 2012 dan 2013,
Hal itu diutamakan An-Nahdhah untuk memajukan proses demokratisasi, pemulihan keamanan nasional, dan untuk kepentingan nasional dan pembangunan.

Pada tahun 2012 dan 2013, Tunisia menghadapi krisis politik yang cukup membahayakan setelah pembunuhan dua politisi oposisi, Syukri Bal’id dan Muhammad Al-Barahimy, sebelum dialog rekonsiliasi nasional ketika itu mencapai kata sepakat. (islammemo/rem/dakwatuna)
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search