Muslimah Rohingya Jadi Korban Pelecehan di Burma

- 8:47 AM
advertise here
advertise here
Kamis (29/01/15) kantor berita Arakan melaporkan, seorang wanita Rohingya di kota Maungdaw, wilayah Arakan, menjadi korban pemerkosaan oleh orang-orang yang merupakan petugas perbatasan Burma.
Mereka membebaskan perempuan naif tersebut setelah menerima tebusan sebesar 150.000 Kyat Burma (sekitar Rp 1.862.043,-).

Menurut kronologisnya, tim yang terdiri dari 5 orang petugas penjaga perbatasan Burma dan seorang dari etnis Rakhine Budha menggrebeg rumah seorang wanita di desa Byamu, pada akhir-akhir malam menjelang subuh.

Mereka mengatakan bahwa wanita itu harus ikut mereka ke kantor polisi karena mencurigainya memiliki nomor telepon Bangladesh. Lalu mereka membawanya ke ladang dekat desa tersebut kemudian secara bergilir mereka memperkosanya.

Menurut keterangan koresponden kantor berita Arakan, para aparat itu membawa wanita Rohingya ke kantor polisi setelah melakukan perbuatan biadab itu. Lalu mereka menghubungi keluarganya untuk meminta tebusan. Dan perlu disebutkan, insiden pemerkosan sering terjadi di Arakan dengan korban muslimah Rohingya. Wala hawla wala quwwata illa billah [usamah/arakan]
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search