Warga Buddha Tolak Muslim Rohingya Diberikan Hak dalam Referendum

- 6:29 PM
advertise here
advertise here
KELOMPOK nasionalis Budha di Myanmar berencana menggelar aksi protes menentang keputusan pemerintah yang memungkinkan Muslim Rohingya untuk memberikan suara dalam referendum konstitusi, menurut laporan media setempat.

Politisi, biarawan dan warga biasa mengatakan mereka akan mengadakan aksi protes massal di Sittwe, ibukota negara bagian barat Rakhine pada 15 Februari mendatang, situs Eleven Media melaporkan Jumat kemarin (6/2/2015) dan dikutip Anadolu Agency.

Penyelenggara aksi juga berencana melakukan konvoi di Yangon, ibukota komersial Myanmar.
Sekitar satu juta Muslim Rohingya tinggal di sebagian besar negara bagian Rakhine. Mayoritas mereka saat ini tidak memiliki kewarganegaraan dan mereka dianggap oleh kelompok ultra-nasionalis sebagai imigran ilegal dari Bangladesh.

Namun mereka telah diizinkan untuk memberikan suara dalam pemilu terakhir yang secara luas didiskreditkan pada tahun 2010 lalu.

Sejak itu, semangat nasionalis dipicu oleh biarawan Buddha ekstremis semakin meningkat pada saat negara mengalami reformasi demokratis setelah berakhirnya dekade pemerintahan militer.

Undang-undang referendum baru, yang disahkan oleh parlemen Senin lalu, akan membebaskan sekitar 1,5 juta orang dengan kewarganegaraan sementara ikut memilih, yang dikenal sebagai pemegang kartu putih karena warna kartu identitas mereka.

Muslim Rohingya sendiri membentuk dua pertiga dari 1,5 juta orang tersebut, dengan sisanya termasuk etnis India dan China yang lahir di Myanmar.[fq/islampos]
Advertisement advertise here
 

Start typing and press Enter to search